TINJAUAN YURIDIS PERBANDINGAN DELIK PEMBUNUHAN DALAM KUHP DAN HUKUM PIDANA ISLAM

  • Sri Dwi Friwarti STAIN TENGKU DIRUNDENG MEULABOH
Keywords: Tinjauan Yuridis, Delik Pembunuhan, KUHP, Hukum Pidana Islam

Abstract

Masalah kejahatan dalam masyarakat mempunyai gejala yang sangat kompleks dan rawan serta
senantiasa menarik untuk dibicarakan. Hal ini dapat dipahami karena persoalan kejahatan itu
sendiri adalah tindakan yang merugikan dan bersentuhan langsung dengan kehidupan manusia.
Oleh karena itu, upaya dan langkah-langkah untuk memberantas kejahatan perlu dilakukan
agar masyarakat merasa aman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui menurut KUHP
terhadap delik pembunuhan, bagaimana menurut hukum Islam terhadap delik pembunuhan dan
bagaimana perbandingan sanksi pembunuhan menurut KUHP dan hukum Islam. Adapun jenis
penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library Research). Berdasarkan hasil analisis
maka disimpulkan bahwa pembunuhan menurut KUHP terhadap delik pembunuhan dalam
bentuk kesengajaan dapat saja terjadi dalam tiga bentuk yakni sengaja sebagai niat, sengaja
insyaf akan kepastian maupun sengaja insyaf akan kemungkinan karena perbuatan (apapun
bentuknya) dari sipelaku memang dikehendakinya dan akibat yang akan ditimbulkan sudah
diketahuinya artinya suatu perbuatan yang dilakukan itu merupakan kehendak si pelaku, dan
akibat yang ditimbulkan adalah tujuan maupun akibat lain yang mungkin akan timbul yang di
capai si pelaku dengan melakukan suatu perbuatan itu. Pembunuhan menurut hukum Islam
terhadap delik pembunuhan dapat dilihat dari pembunuhan disengaja, pembunuhan semi
sengaja dan pembunuhan tidak disengaja. Perbandingan sanksi pembunuhan menurut KUHP
dan hukum Islam adalah pembunuhan yang diatur dalam KUHP dapat berupa pidana mati,
pidana penjara, pidana kurungan dan pidana tambahan. Sedangkan dalam hukum pidana Islam
sanksi pidana pembunuhan dapat berupa hukuman qishash, hukuman diyat , kifarat, dan
hukuman ta’zir.

Published
2022-07-09